Thursday, September 27, 2012

Am I Living It Right?

11pm. Ya, belakangan ini, jam malamku berubah. Diawal dulu aku punya pemikiran: "Being a medical student, why so serious?" Tapi ternyata, it's not that easy. Jadwal yang super padat, temen-temen yang sangat pintar, belajar buat tutorial, nyari dan baca bahan sana-sini, ngeram di perpus, buat workplan skills lab, dan terutama praktikum. Jadwal praktikum ini bener-bener stressful; histology, physiology, anatomy. Nah, anatomy ini terutama, untuk blok 1.1 aja aku harus menghapal berbagai macam ossa, bone markings, articulatio, musculus. Bahkan lubang, tonjolan, atau cekungan seukuran ujung jarum pentul (yang banyak banget jumlahnya di cranium) pun harus dihapalin namanya.

Tiba-tiba, aku ngerasa life's getting hard. Ada kalanya aku semangat banget, ceria, rasa penasaran yang membuncah waktu belajar hal-hal baru soal kedokteran, tenggelam antusias nyari informasi, tapi ada kalanya pula aku merasa frustrasi, putus asa, bahkan berpikiran apa seharusnya aku disini? Mungkin sebenernya, aku belum dapet gimana iramanya, masih meraba-raba sana-sini, jadwal yang benar-benar "feels like it kills me", belum bisa manajemen waktu yang baik, dan perasaan gimana hidup sendiri, jauh dari orang tua, kadang tiba-tiba merasa kesepian, kangen orang tua, kangen keluarga, kangen rumah, kangen teman lama, kangen masa pra-kuliah yang hampir ga ada beban.

Rasanya, saat ini, aku dalam kebimbangan, krisis, hidup di daerah yang baru, suasana baru, belum sepenuhnya yakin apakah aku sudah melakukan hal yang tepat, melawan kesepian dan racun-racun perusak pikiran dan perasaan yang tiba-tiba sering muncul.

Aku membuka iTunes, ngescroll hingga ke lagu ini dan.. play


John Mayer - Why Georgia

I am driving up 85 in the 
Kind of morning that lasts all afternoon 
Just stuck inside the gloom 
4 more exits to my apartment but 
I am tempted to keep the car in drive 
And leave it all behind 

Cause I wonder sometimes 
About the outcome 
Of a still verdictless life 

Am I living it right? 
Am I living it right? 
Am I living it right? 
Why, why, Georgia, why? 

I rent a room and I fill the spaces with 
Wood in places to make it feel like home 
But all I feel's alone 
It might be a quarter life crisis 
Or just the stirring in my soul 
[ Lyrics from: http://www.lyricsfreak.com/j/john+mayer/why+georgia_20074343.html ] 
Either way I wonder sometimes 
About the outcome 
Of a still verdictless life 

Am I living it right? 
Am I living it right? 
Am I living it right? 
Why, why, Georgia, why? 

So what, so I've got a smile on 
But it's hiding the quiet superstitions in my head 
Don't believe me, don't believe me, 
When I say I've got it down 

Everybody is just a stranger but 
That's the danger in going my own way 
I guess it's the price I have to pay 
Still "everything happens for a reason" 
It's no reason not to ask myself 

If I am living it right 
Am I living it right? 
Am I living it right? 
Why, tell me why, why, why, Georgia, why?

Lagu ini, benar-benar merepresentasikan perasaanku saat ini, am i living it right? Why, why, Yogyakarta, why?

"Everything happens for a reason", selalu ada hikmah dari hidup ini, selalu ada jalan. Dari situ aku bangkit, mengumpulkan semangat lagi. Support itu selalu ada, terutama dari keluargaku, mama, papa, abang, dan semua, selalu setia ngasih semangat buatku. Mama selalu ngasih kekuatan penyemangat serta reminder buatku untuk selalu ibadah dan berserah diri pada Allah, Papa sama abang selalu ada buat tempat aku konsul masalah kuliah. Aku mulai berpikir, aku terlalu banyak mengeluh, sering lupa bersyukur kepada Allah. Saatnya bangkit, aku telepon mama papa, just one-hour call, tapi lebih dari cukup untuk ngesupply banyak hal, menenangkan diriku dari semua tekanan, memberiku semangat dan mendorongku untuk berjuang lebih!

Secepatnya, insyaAllah, aku harus bisa memainkan nada yang tepat untuk diriku, mengubahnya dari lagu yang tak berirama menjadi indah didengar. Sesuatu akan indah pada waktunya. Aku bisa! Bismillah...




No comments: